Pembuatan Sertifikasi Penangkal Petir baru dan perpanjangan dari Disnaker

Sertifikasi penangkal petir

Penangkal Petir Bersertifikasi

Sertifikasi Penangkal petir adalah mandatori dalam pengerjaan Instalasi Penangkal petir.Di Indonesia, pengawasan instalasi penyalur petir antara lain diatur melalui Permenaker PER.02/MEN/1989 yang telah diubah dengan Permenaker No. 31 Tahun 2015. Peraturan tersebut mengatur pemeriksaan dan pengujian terhadap pembuatan, pemasangan, dan/atau perubahan instalasi penyalur petir.

Artinya, pemilik bangunan sebaiknya tidak hanya melihat merek atau jenis terminal penangkal petir, tetapi juga memperhatikan kualitas desain, penghantar, grounding, sambungan, serta hasil pemeriksaan dan pengujian keseluruhan sistem.

Mengapa Sertifikasi Penangkal Petir Penting?

Ada beberapa alasan mengapa sertifikasi, pemeriksaan, dan pengujian instalasi penyalur petir perlu diperhatikan.

1. Memastikan Sistem Memenuhi Persyaratan Keselamatan

Sistem proteksi petir harus dirancang agar mampu menyalurkan arus petir menuju tanah melalui jalur yang sesuai. Pemeriksaan membantu menemukan potensi masalah pada komponen sistem sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar.

2. Memastikan Grounding Berfungsi dengan Baik
Grounding merupakan bagian penting dari sistem penyalur petir. Kondisi elektroda bumi, sambungan, korosi, serta tahanan pembumian perlu diperiksa secara berkala.

Permenaker PER.02/MEN/1989 mencantumkan pemeriksaan terhadap elektroda bumi, kerusakan dan korosi, sambungan, serta tahanan pembumian. Peraturan tersebut juga menetapkan bahwa tahanan pembumian dan seluruh sistem pembumian tidak boleh lebih dari 5 ohm.

3. Menjadi Dokumentasi Kondisi Instalasi
Hasil pemeriksaan dan pengukuran dapat menjadi dokumentasi bagi pemilik bangunan. Dokumen tersebut berguna untuk mengetahui kondisi sistem proteksi petir dan menjadi referensi ketika dilakukan pemeliharaan, perbaikan, atau pemeriksaan berikutnya.

Apa Saja yang Diperiksa?

Proses pemeriksaan instalasi penyalur petir tidak hanya melihat terminal yang berada di atas bangunan. Beberapa bagian yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Air terminal atau penerima petir
  • Konduktor penyalur
  • Sambungan dan koneksi
  • Sistem grounding atau pembumian
  • Elektroda bumi
  • Kondisi fisik kabel dan komponen
  • Potensi korosi
  • Tahanan pembumian
  • Jalur penghantar menuju tanah
  • Integrasi dengan sistem proteksi internal apabila diperlukan

Pengukuran tahanan grounding menjadi salah satu bagian penting karena sistem harus mampu menyediakan jalur pelepasan arus petir menuju bumi secara aman.

Kapan Instalasi Penangkal Petir Perlu Diperiksa?

Pemeriksaan tidak hanya dilakukan ketika instalasi pertama kali selesai. Berdasarkan ketentuan Permenaker PER.02/MEN/1989, instalasi penyalur petir perlu diperiksa dan diuji sebelum diserahkan kepada pemakai, setelah perubahan atau perbaikan bangunan maupun instalasi, setelah terjadi kerusakan akibat sambaran petir, serta secara berkala setiap dua tahun.

Karena itu, pemilik bangunan sebaiknya memiliki jadwal pemeriksaan rutin agar kondisi sistem proteksi petir tetap terpantau.

Standar dalam Sistem Proteksi Petir

Perencanaan sistem proteksi petir juga perlu memperhatikan standar teknis yang relevan. Dalam dokumen spesifikasi pekerjaan penangkal petir Kementerian PUPR, antara lain dicantumkan SNI 03-7015-2004 tentang Sistem Proteksi Petir pada Bangunan Gedung dan SNI 0225:2020/PUIL sebagai salah satu standar rujukan.

Standar tersebut membantu menjadi acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan sistem proteksi petir sehingga pemasangan tidak dilakukan secara sembarangan.

PT Synum Siap Membantu Kebutuhan Proteksi Petir

PT Synum hadir sebagai solusi bagi perusahaan, pemilik gedung, pabrik, gudang, perkantoran, maupun berbagai jenis bangunan yang membutuhkan sistem proteksi petir.

Kami memahami bahwa sistem penangkal petir bukan hanya mengenai pemasangan terminal di atas bangunan. Sistem harus direncanakan secara menyeluruh, mulai dari penentuan kebutuhan proteksi, pemasangan komponen, jalur konduktor, sistem grounding, hingga pemeriksaan dan pengujian.

Dengan pendekatan yang profesional, PT Synum membantu pelanggan mendapatkan sistem proteksi petir yang lebih terencana dan terdokumentasi.

Jangan Hanya Memilih Penangkal Petir, Pastikan Sistemnya Teruji

Memilih perangkat penangkal petir berdasarkan harga atau merek saja bukanlah langkah yang cukup. Kinerja sistem sangat dipengaruhi oleh desain, kualitas pemasangan, kondisi grounding, sambungan, dan pemeliharaan.

Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan sertifikasi penangkal petir, pemeriksaan instalasi, pengukuran grounding, maupun pemasangan sistem proteksi petir, pastikan pekerjaan ditangani oleh tenaga dan pihak yang kompeten serta mengikuti ketentuan yang berlaku.

Hubungi PT Synum untuk mendapatkan informasi mengenai instalasi, pemeriksaan, pengujian, dan dokumentasi sistem penangkal petir sesuai kebutuhan bangunan Anda.https://wa.me/6281310729569

PT Synum siap membantu kebutuhan sistem proteksi petir untuk berbagai jenis bangunan di Indonesia.

ptsynum.com

Scroll to Top